Sabtu sore kemaren (26/6) berkesempatan maen ke pembukaan pasar kangen di Taman Budaya Yogyakarta.  Sangat ramai.  Pembukaannya sendiri dikemas secara unik.  Sambutan demi sambutan diberikan diatas sebuah mobil vw combi tua berwarna putih dan dibuka secara resmi dengan pemecahan kendi dan aksi ngamen keliling oleh didik nini towok. Kemudian dilanjutkan dengan tarian dari kelompok kesenian topeng ireng.

Pasar Kangen Jogja

Pasar Kangen Jogja

Dahulu kala, pasar bukan hanya tempat bertemunya penjual dan pembeli namun juga sebagai sarana bersosialisai oleh karena itu tak heran jika dulu pasar merupakan sentral informasi.  Orang sering kali membawa keluarga hingga cucu mereka untuk berjalan – jalan dan jajan di pasar. Namun seiring dengan perkembangan yang ada, peran pasar mulai berkurang tidak seperti dulu.  Jajan – jajan pasar seperti ketan lopis ato tiwul yang sering kita makan sewaktu kecil pun sudah sulit untuk didapatkan lagi. Acara ini berupaya menghadirkan kembali nuansa pasar tradisional Yogyakarta. Jadi kalau anda kangen suasana pasar jaman dulu ato jajanan pasar seperti ketan lopis, tiwul, klepon, kopi ronde dan lain – lain mungkin anda dapat mencarinya disini. Bahkan sistem jual belinya sendiri pun juga menggunakan kereweng? hehe..

Tak cuma itu, stand – stand kesenian yang ada juga menawarkan barang – barang yang cukup menarik.  Panitia juga berusaha menghadirkan pertujukan kesenian – kesenian yang akan mewarnai selama pasar kangen berlangsung.  Selain itu juga ada workshop – workshop seperti membuat wayang kancil, lukis kaca, boneka, membatik, mendongeng, membuat sanggul, merias manten, hingga membuat belangkon. Acara ditutup pada tanggal 4 juli dengan penampilan musik Kiai Kanjeng dan  wayang kulit.

Advertisement